Jumat, 28 November 2014


Tugas 5 Manusia Dan Pandangan Hidup

Pengertian Pandangan Hidup
Pandangan hidup pendapat atau pertimbangan yang akan di jadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Macam-macam Pandangan Hidup
1.      Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.      Pandangan hidup yang berupa ideology yaitu di sesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara.
3.      Pandangan berdasarkan renungan yaitu pandangan hidup yang relative kebenarannya.

Pengertian Cita-cita
Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan dan tanpa sikap hidup. Cita –cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsure pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin di gapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bias di sebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang di anggap cita-cita itu.
Ceritakan Cita-Cita Anda
Cita-cita Saya Dulu Waktu Kecil itu menjadi pemain bola, semenjak berkembangnya dewasa kenapa cita-cita saya berubah. Waktu kecil itu saya niat banget untuk jadi pemain bola, namun akan tetapi cita-cita itu gagal, saya gak tau penyebab gagalnya. Dan sekarang cita-cita saya ingin membahagiakan orang tua saya dan menjadi orang sukses
Sekian

Jelaskan makna kebajikan
Makna kebajikan
Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik
Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan.
Manusia merupakan mahluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.

Pengertian Kebajikan

Kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Makna kebajikan Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Manusia merupakan mahluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya. Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku.
Sumber : http://jiwareformasi.blogspot.com/2012/06/pengertian-kebajikan.html

Minggu, 23 November 2014


Tugas 6 Manusia Dan Tanggung Jawab

Pengertian Tanggung Jawab

Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab,mananggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. 
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksakan tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan mengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Jenis-Jenis Tanggung Jawab
Tanggung jawab ada beberapa macam diantaranya adalah :
A.    Tanggung jawab terhadap diri sendiri
adalah suatu bentuk dimana kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri, Jika kita melakukan kesalahan yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain, maka kita harus bisa bertanggung jawab atas perbuatan yang sudah kita lakukan.
Contohnya :
karena akan ulangan maka kita harus belajar, jika kita tidak belajar maka kita akan mendapat nilai yang jelek. belajar merupakan kewajiban dan sekaligus merupakan tanggung jawab kita sebagai pelajar untuk medapatkan hasil sebagus mungkin
B.     Tanggung jawab terhadap keluarga
adalah suatu bentu tanggung jawab yang terjadi antar anggota keluarga, menyangkut nama baik, kesejahteraan, kesehatan dll
Contohnya :
Seorang ayah sebagai kepala keluarga harus dapat menafkahi keluarganya agar tercipta kesejahteraan, selain itu juga harus menjadi panutan agar menjadi teladan
selain itu sebagai anak juga harus dapat bersikap baik sopan dll agar bisa menjaga nama baik keluarga.
C.    Tanggung jawab terhadap masyarakat
pada dasarnya manusai adalah mahkluk sosial, yang saling membutuhkan manusia lainnnya, sehingga tercipta komunitas. maka dari itu tiap anggota masyarakat memiliki tanggung jawab mereka masing masing.
Contohnya :
Di suatu desa, semua orang atau penduduk disana saling bertanggung jawab dan menjaga keamanan desa, saling melindungi satu sama lain, menjaga nama baik lingkungannya. merupakan tanggung jawab masyarakat desa sebagai bagian dari desa tersebut
D.    Tanggung jawab terhadap negara dan bangsa
sebagai warga Negara . perbuatan dan tindakan berdasarkan norma – norma dan aturan – aturan atau hukum yang dibuat oleh Negara. Jika jika melanggar maka seseorang itu bertanggug jawab pada Negara.
Contohnya :
koruptor harus mempertanggung jawabkan kesalahan yang dilakukkannya dalam penggadilan dan kepada negara dan masyarakat
E.     Tanggung jawab terhadap tuhan
tiap manusia sebagai umat memiiki tanggung jawab terhadap tuhan yang maha esa
Contohnya :
sebagai seorang umat kita harus mempelajari, memahami dan melaksanakan ajaran agama kita ini sebagai bentuk tanggung jawab kita kepada tuhan yang maha esa.


Pengertian Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih , kasih sayang, hormat,atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggungjawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan. Hal itu berarti mengabdi kepada keluarga.


Contoh Pengabdian Dalam Kehidupan Sehari-hari
Contoh Dalam Kehidupan Sehari-harinya adalah Seorang Guru Yang Mengajar Di Sekolah Yang Kita Sebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Ia Mengajar Tanpa Lelah Dengan Tujuan Untuk Mencerdaskan Murid-muridnya
Nama : Rakhel Bari Razak
NPM    : 18214860
Kelas    : 1EA32

Tugas 4 Manusia Dan Keadilan
Pengertian Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran" [1]. Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil" [2]. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya..

Macam-macam Keadilan Beserta Contohnya
Keadilan menurut Aristoteles yaitu kelayakan dalam tindakan manusia. serta Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelanggaran terhadap proposi tersebut berarti ketidakadilan.
Keadilan menurut Aristoteles :
1) Keadilan Distributif, keadilan yang berhubungan dengan distribusi jasa dan kemakmuran menurut kerja dan kemampuannya.
2) Keadilan komutatif, yaitu keadilan yang berhubungan dengan persamaan yang diterima oleh setiap orang tanpa melihat jasa-jasa perseorangan.

3) Keadilan kdrat alam, yaitu keadilan yang bersumber pada hukum kodrat alam.
4) Keadilan konvensional adalah keadilan yang mengikat warga negara karena keadilan itu didekritkan melalui kekuasaan.
Keadilan menurut Prof. Dr. Notonagoro SH, menambahkan adanya keadilan legalitas, yaitu keadilan hukum.

Ada beberapa pendapat yangg lain, seperti di bawah ini :
- Menurut Socrates ,keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
- Menurut Kong Hu Cu, Keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.

Macam-macam keadilan
1) Keadilan Komutatif (iustitia commutativa) yaitu keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi bagiannya berdasarkan hak seseorang (diutamakan obyek tertentu yang merupakan hak seseorang).
Contoh:

adil kalau si A harus membayar sejumlah uang kepada si B sejumlah yang mereka sepakati, sebab si B telah menerima barang yang ia pesan dari si A.
Setiap orang memiliki hidup. Hidup adalah hak milik setiap orang,maka menghilangkan hidup orang lain adalah perbuatan melanggar hak dan tidak adil.


2) Keadilan Distributif (iustitia distributiva) yaitu keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi haknya berdasarkan asas proporsionalitas atau kesebandingan berdasarkan kecakapan, jasa atau kebutuhan.
Contoh:

adil kalau si A mendapatkan promosi untuk menduduki jabatan tertentu sesuai dengan kinerjanya selama ini.
tidak adil kalau seorang pejabat tinggi yang koruptor memperoleh penghargaan dari presiden.


3) Keadilan legal (iustitia Legalis), yaitu keadilan berdasarkan Undang-undang (obyeknya tata masyarakat) yang dilindungi UU untuk kebaikan bersama (bonum Commune).
Contoh:

adil kalau semua pengendara mentaati rambu-rambu lalulintas.
adil bila Polisi lalu lintas menertibkan semua pengguna jalan sesuai UU yang berlaku.


4) Keadilan Vindikatif (iustitia vindicativa) adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang hukuman atau denda sesuai dengan pelanggaran atau kejahatannya.
Contoh:

adil kalau si A dihukum di Nusa Kambangan karena kejahatan korupsinya sangat besar.
tidak adil kalau koruptor hukumannya ringan sementara pencuri sebuah semangka dihukum berat.


5) Keadilan kreatif (iustitia creativa) adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang bagiannya berupa kebebasan untuk mencipta sesuai dengan kreatifitas yang dimilikinya di berbagai bidang kehidupan.
Contoh:

adil kalau seorang penyair diberikan kebebasan untuk menulis, bersyair sesuai denga kreatifitasnya.
tidak adil kalau seorang penyair ditangkap aparat hanya karena syairnya berisi keritikan terhadap pemerintah.


6) Keadilan protektif (iustitia protectiva) adalah keadilan yang memberikan perlindungan kepada pribadi-pribadi dari tindakan sewenang-wenang pihak lain.

7) Keadilan Sosial Menurut Franz Magnis Suseno, keadilan sosial adalah keadilan yang pelaksanaannyatergantung dari struktur proses eknomi, politik, sosial, budaya dan ideologis dalam masyarakat. Maka struktur sosial adalah hal pokok dalam mewujudkan keadilan sosial. Keadilan sosial tidak hanya menyangkut upaya penegakan keadilan-keadilan tersebut melainkan masalah kepatutan dan pemenuhan kebutuhan hidup yang wajar bagi masyarakat.

5 wujud keadilan sosial:

1. Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial tersebut, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yaitu : Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3. Sikap suka memberikan pertolongan kepada orang yang memerlukan.
4. Sikap suka bekerja keras.
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Pengertian Kejujuran
Kejujuran adalah apa yang dikatakan seseorang berdasarkan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada.
Pada hakekatnya kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.
Adapun kesadaran moral adalah kesadaran tentang diri kita sendiri, karena kita melihat diri kita sendiri berhadapan dengan hal baik dan buruk. Disitu manusia dihadapkan kepada pilihan antara yang halal dan haram, yang boleh dan tidak boleh dilakukan, meskipun dapat dilakukan.
Kejujuran berkaitan erat dengan hati nurani. Hati nurani bertindak sesuai dengan norma-norma kebenaran dan akan menjadikan manusianya memiliki kejujuran. Sebaliknya orang yang secara terus menerus berfikir atau bertindak bertentangan dengan hati nuraninya akan selalu mengalami konflik batin, ia akan terus mengalami ketegangan, dan sifat kepribadiannya yang semestinya tunggal jadi terpecah.
Untuk mempertahankan kejujuran, berbagai cara dan sikap harus dipupuk. Namun demi sopan santun dan pendidikan, orang diperbolehkan berkata tidak jujur sampai pada batas-batas yang dapat dibenarkan.


Jelaskan Hakekat Kejujuran

Hakekatt Kejujuran adalah selarasnya kabar dengan realita, baik berupa perkataan atau perbuatan, sedangkan menurut KBBI jujur jika diartikan secara baku adalah mengakui, Berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai  kenyataan dan kebenaran.  Dalam praktek dan penerapannya secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya  dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau lainnya.
Sumber :  http://syafaatoen.blogspot.com/2012/06/hakikat-kejujuran.html

Nama : Rakhel Bari Razak
NPM : 18214860
Kelas : 1EA32